Sabtu, 04 Februari 2017

Optimasi SEO dalam website, mengapa perlu dilakukan?

SEO merupakan syarat kedua setelah website diterbitkan (diupload dalam sebuah hosting)

01. Pengertian
SEO (Search Engine Optimation) merupakan pengoptimal-an sebuah website, sehingga website tersebut tidak sepi pengunjung, oleh karena itu SEO sendiri merupakan tugas kedua setelah website di-uplload disebuah server hosting. SEO mampu mendorong penghasilan sebuah website, karena website dengan mudah ditemukan dalam mesin pencari semisal Google, Yahoo, Bing, dan yang lainnya.

02. Prinsip Dasar & Penerapan
Penataan dan per-rapian terhadap kata - kata (isi/konten) dalam sebuah website merupakan prinsip dasar sebuah SEO yang baik, dimulai dari penempatan TAG, Keywords, Description, Title, H1, H2, H3 dan lain sebagainya sebagai penunjang yang tidak kalah penting dalam sebuah website. Pemilihan tata kata yang unik dan tidak merupakan kata yang lazim dipakai oleh website lain juga merupakan suatu asset dalam penerapan SEO yang baik. Ada kalanya penempatan sebuah judul (title) harus dimulai dengan TAG semisal H1 dan atau H2 sebelum judul dimulai. Kemudian isi yang menjadi keterangan sebagai penjelasan produk yang akan dipasarkan dalam website.

TAG alt dan title dalam link, img, div merupakan hal yang wajib untuk ditata sejak konten sudah mulai dibuat, sehingga tidak repot dikemudian hari. Pemilihan kata untuk dicetak tebal (bold), cetak miring (italic), garis bawah (underline), harus diperhatikan sesuai dengan penajaman sebuah kalimat dalam artikel yang dipilih.

Schema website merupakan hal yang paling wajib dalam sebuah website, struktur dari sebuah website dalam diketahui/dilacak oleh mesin pencari, dan menampilkan kembali hasilnya kepengguna browser yang sedang aktif. Halaman web memiliki makna dasar bahwa orang memahami ketika mereka membaca halaman web. Tapi mesin pencari memiliki pemahaman yang terbatas dari apa yang sedang dibahas di halaman tersebut.

Dengan menambahkan tag tambahan untuk HTML web halaman-tag yang mengatakan semisal, "Hei mesin pencari, informasi ini menggambarkan film ini spesifik, atau tempat, atau orang, atau video", maka mesin pencari akan lebih memahami konten dan menampilkannya dalam cara yang relevan berguna. Microdata adalah seperangkat tag, diperkenalkan dengan HTML5, yang memungkinkan untuk melakukan hal ini.

03. Sekilah tentang Itemscope dan Itemtype
Sebagai ilustrasi silahkan analisan tata bahasa berikut :
Bayangkan jika kita memiliki halaman tentang film Avatar-halaman dengan link ke trailer film, informasi tentang direktur, dan sebagainya. Kode HTML akan terlihat seperti ini:
<div>
<h1>Avatar</h1>
<span>Director: James Cameron (born August 16, 1954)</span>
<span>Science fiction</span>
<a href="../movies/avatar-theatrical-trailer.html">Trailer</a>
</div>

Untuk memulai, mengidentifikasi bagian halaman yang "tentang" film Avatar. Tambahkan elemen itemscope untuk tag HTML yang membungkus informasi tentang item, seperti ini:
<div itemscope>
.
.
.
.
</div>

Tentukan kemudian Jenis daripada item tersebut dengan menambahkan contoh sebagai berikut:
<div itemscope itemtype="http://schema.org/Movie">
.
.
.
.
</div>

05. Index oleh Google, Yahoo, Bing
Agar artikel dapat diindex oleh mesin pencari, makan ada baiknya jika terlebih dahulu menambahkan website ke mesin pencarinya, baik Google, Yahoo, Bing dan yang lainnya, untuk google misalnya : https://www.google.com/webmasters/tools/submit-url, atau https://www.google.co.id/intl/id/add_url.html
kemudian buatlah analisnya di : http://analytics.google.com/
demikian untuk mesin pencari yang lain, sehingga website benar - benar ter indeks oleh mesin pencari yang diinginkan.

06. Lihat Hasil
Untuk Hasil SEO yang mumpuni, hendaknya senantiasa memperbaharui artikel yang ada diwebsite, kemudian mengirimkan kembali sitemap.xml nya ke setiap mesin pencarinya. Perlu diingat bahwa SEO tidak dilakukan hanya sekali saja, tetapi harus dilakukan setiap saat, hingga website tidak dipergunakan (berhenti beroperasi).