Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juli 2017

Bagaimana Upload Foto Instagram dengan browser Chrome dari Komputer atau Laptop?

Instagram mungkin merupakan salah satu aplikasi yang wajib dipakai untuk Android OS, iOS, dan Windows, baik dalam handphone atau tablet-nya. Nah, jika suatu hari anda ketinggalan handphone di rumah atau dikantor karna sesuatu hal, dan anda ingin sekali mengabadikan momen berharga anda disuatu tempat tanpa smartphone?. Nah..., salah satu solusi yang mungkin kita pertimbangkan adalah dengan memakai Chrome Browser buatan Google. Browser ini sangat bisa membantu anda jika ketinggalan smartphone kesayangan anda.

Sejatinya website instagram hanya bisa melakukan beberapa perintah yang jauh lebih sederhana. seperti like, follow, unfollow. Tetapi tidak bisa upload foto via website. Dengan terpaksa dan mau nggak mau foto yang ada dikomputer harus dipindahkan ke smartphone, baru bisa diupload seperti biasa.

Berikut ini ada cara yang bisa membantu untuk melakukan upload foto kesayangan dengan menggunakan Browser Chrome, yaitu dengan melakukan trik sederhana sebagai berikut :

  1. Buka website resmi Instagram https://www.instagram.com dan login (di Chrome Browser).
  2. Pada Browser Google Chrome dan Chromium: CTRL + SHIFT + i.
  3. Aktifkan device mode / responsive design mode dengan memilih icon sebagai berikut (lihat di gambar, tanda panah).
    instagram account :instagram.com/amrinofficial
    Klik icon tersebut dan lihat perubahan layar browser disebelah kiri Komputer/Laptop.
  4. Kemuadian tentukan resolusi layar untuk tampilan (yang lebih tepat menurut anda) Chrome Browser tersebut pada sebelah kanan.
    instagram account :instagram.com/amrinofficial
    Akan terdapat beberapa tampilan device yang disuguhkan, bisa juga menambahkan ukuran smartphone kita sesuai dengan besaran layarnya.
  5. Kita akan melihat tambahan menu seperti di smartphone seperti berikut.
    instagram account :instagram.com/amrinofficial
    Dan sudah bisa upload gambar kesayangan seperti di smartphone, dengan melakukan klik icon camera seperti gambar diatas.
    Selamat mencoba!!!!

Selasa, 07 Februari 2017

PHP MyAdmin Interface paling terlaris untuk mengolah Database

Keberadaan PHP MyAdmin ini tentunya sangat membantu dalam pengolahan DataBase berbasis website.

01. Sejarah
Release di September 9, 1998. Tobias Ratschiller, konsultan IT dan kemudian pendiri perusahaan perangkat lunak Maguma, bekerja pada web front-end berbasis PHP ke MySQL pada tahun 1998, terinspirasi oleh MySQL-webadmin, hingga menjadikan PHP MyAdmin menjadi sebuah aplikasi berbasis website. Pada saat itu, phpMyAdmin telah menjadi salah satu aplikasi PHP yang paling populer dan alat administrasi MySQL. Dalam rangka mengkoordinasikan meningkatnya jumlah patch, kelompok tiga pengembang terdaftar phpMyAdmin Project di SourceForge dan mengambil alih pembangunan pada tahun 2001.
Berikut beberapa fitur yang disediakan oleh PHP MyAdmin:
- Diakses melalui browser
- Impor data dari CSV dan SQL
- Ekspor ke berbagai format: CSV, SQL, XML, PDF
- Mampu memanagemen MySQL dan MariaDB
- Membuat grafis PDF tata letak database dalam bentuk Tree
- Mampu bekerja dengan sistem operasi yang berbeda

02. Cara Akses
Untuk melakukan akses jika webserver di lokalhost, maka ketik http://localhost/
Silahkan baca : mengenal-senjata-ampuh-php-library.html
Akses melalui website, harus melakukan login terlebih dahulu ke CPanel, karena PHP MyAdmin merupan sub direktori dari CPanel.

03. Penutup
PHP MyAdmin mudah digunakan, baik untuk new user dikarenakan interface yang sangat mudah digunakan.

Mana Lebih Baik, CashTree, Coin Monster & Celengan di PlayStore??

3 Aplikasi Android ini, merupakan aplikasi bebasis iklan, dengan menawarkan berbagai jenis penukaran hadiah (pulsa, token listik, dll).


01. AdSense
Google.com - AdSense, merupakan sarana Google untuk memasarkan produk dari para pengiklan. Google sendiri menawarkan kemudahan kepada pengiklan, dengan melakukan penawaran kepada perusahaan - perusahaan yang ingin produknya mudah ditemukan oleh masyarakat di mesin pencari seperti Google yang sudah ahli dalam pemasaran produk. Google AdSensemerupakan cara tercepat dan cara termudah bagi pengiklan untuk memasarkan produknya di Internet.

02. Integrasi Iklan kedalam Aplikasi
Sebelum para developer ke 3 Program Aplikasi ini meng-upload APK-nya ke Google, Developer telah menyisakan space untuk iklan terlebih dahulu, nantinya materi space iklan ini, akan ditentukan oleh pihak Adsense (Google). APK (File Install Android) yang terdapat di Google Play nantinya akan di download oleh para pengguna OS Android.

Melalui program periklanan AdSense, pemilik dari ketiga Program Aplikasi ini diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Mereka juga akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.

Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Jika Aplikasi dipasangi semisal kotak pencarian Google di halaman aplikasinya, maka pembuat aplikasi juga akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian.

03. Berbagi Hasil
Aplikasi CashTree, menurut pengalaman merupakan aplikasi juara 1 dari ketiganya, Cashtree adalah aplikasi layanan mobile memberikan reward berupa pulsa gratis. Para pengguna hanya perlu mengakses iklan (tugas) yang diberikan oleh cashtree untuk bisa mendapatkan pulsa gratis. Kebanyakan download aplikasi dan jalankan, baca website, atau mengikuti event yang diadakan oleh cashtree. Lebih detailnya silahkan instal aplikasi dari Google Play dari link ini :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.vitiglobal.cashtree
Coin Monster, menurut hematnya adalah aplikasi juara ke 2 dari ketiga aplikasi yang disebutkan, hal ini jelas dikarenakan proses rewardnya sedikit lambat daripada juara 1 (CashTree), menggunakan aplikasi ini juga sama persis dengan CashTree.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.coin.monster
Juara 3 Aplikasi Celengan, juga menggunakan sistem reward yang kurang lebih sama dari ketiga aplikasi ini, tidak ada yang berbeda.
https://play.google.com/store/apps/details?id=net.fsnasia.adplus.celengan&hl=id
Proses pembagian Hasil (uang) dari ketiga aplikasi ini sangat sederhana : Untuk pengiklan (pembuat aplikasi) dibuat dengan sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik dan iklan arahan (referral), kisaran pay per clik ini tergantung iklan yang ditayangkan kepada pasar potensialnya. Sedangkan untuk pengguna aplikasi, tentunya pasti dibawah ppc.  Jenis jenis iklan dalam google adsense di antaranya :
CPC = Singkatan dari (Cost Per Click (Biaya Per Klik).
Sama dengan PPC yang sudah dibahas diatan.

CTR = Singkatan dari Click Through Rate.
Digunakan menghitung jumlah klik iklan dan dibagi dengan jumlah tayang iklan. Semisal iklan ditayangkan di APlikasi sebanyak 30000 kali dan diklik 1000 kali maka CTR-nya adalah 1000/30000=0,3333=0,3%

CPM= Cost per Mille
Publisher Adsense (Pembuat Aplikasi) akan menerima pembayaran berdasarkan perhitungan per 1000 kali halaman tayang.

RPM=Revenue Per Thoushand Impression
Pendapatan rata-rata yang bisa di dapatkan dari setiap 1.000 impresi. Untuk kebanyakan Publisher Adsense, RPM yang di peroleh antara $1 – $5, tergantung dari wilayah, jenis konten, dan relevansi iklan (baik RPM Kueri, RPM Halaman, RPM Permintaan Iklan).


04. Penutup
Silahkan mencoba Aplikasi CashTree, CoinMonster, Celengan. Aplikasi ini sangat berguna ketika anda kebelet pulsa.

Mengenal Senjata Ampuh PHP (Library)

PHP Extension (Library) merupakan senjata yang sangat mumpuni didalam bahasa pemrograman PHP (Hypertext Proscessor).

01. Munculnya Extension
Keberadaan Extension ini muncul dikarenakan tugas - tugas yang dilakukan secara berulang - ulang dalam suatu modul tertentu, sehingga diperlukan setiap saat dan tentunya akan menghemat waktu oleh sang developer(perancang aplikasi). Beberapa Contoh Extension dalam bahasa PHP (tidak diawali dengan tanda(;) menandakan extension otomatis diaktifkan saat instalasi :
extension=php_bz2.dll
;extension=php_curl.dll
extension=php_fileinfo.dll
extension=php_gd2.dll
extension=php_gettext.dll
;extension=php_gmp.dll
;extension=php_intl.dll
;extension=php_imap.dll
;extension=php_interbase.dll
;extension=php_ldap.dll
extension=php_mbstring.dll
extension=php_exif.dll     
extension=php_mysql.dll
extension=php_mysqli.dll
;extension=php_oci8.dll    
;extension=php_oci8_11g.dll 
;extension=php_openssl.dll
;extension=php_pdo_firebird.dll
extension=php_pdo_mysql.dll
;extension=php_pdo_oci.dll
;extension=php_pdo_odbc.dll
;extension=php_pdo_pgsql.dll
extension=php_pdo_sqlite.dll
;extension=php_pgsql.dll
;extension=php_pspell.dll
;extension=php_shmop.dll
extension=php_ffmpeg.dll
;extension=php_soap.dll
;extension=php_sockets.dll
;extension=php_sqlite3.dll
;extension=php_sybase_ct.dll
;extension=php_tidy.dll
;extension=php_xmlrpc.dll
;extension=php_xsl.dll

Extension Library PHP ini tidak serta merta semuanya perlu diaktifkan (digunakan) tergantung dari kebutuhan pengguna, sehingga sebagian harus diaktifkan secara manual.

02. Cara Penggunaan
Penggunaan daripada Extension  Library PHP, tergantung dari webserver yang digunakan, apakah menggunakan WAMP, XAMPP, AppServ. Yang paling sering digunakan oleh kebanyakan web developer tentunya adalah XAMPP karna mampu berjalan di flatform berbeda seperti Linux, Windows.

Jika menggunakan XAMPP, maka file yang akan diedit terletak di C:\xampp\php\php.ini, misalnya : kita ingin mengolah gambar (image), makan dibutuhkan library php_gd2.dll untuk diaktifkan, dan untuk mengolah penyandian berjenis MHASH, perlu mengaktifkan php_mhash.dll,

Cara mengaktifkannya dengan membuka (hapus) tanda (;) didepan baris Extension Library yang akan digunakan. Jika sebelumnya dalam file php.ini, terdapat baris seperti berikut :
;extension=library php_gd2.dll
;extension=php_soap.dll
maka hapus tanda (;) kemudian re-start webserver sebagai syarat untuk mengaktifkan Extension  Library PHP yang kita inginkan.

03. Instal Manual atau Automatic
Pengggunaan Extension  Library dalam bahasa PHP, secara struktural sudah ada yang otomatis berjalan, tetapi adakalanya sebagian hal harus kita aktifkan secara manual. Hal ini dilakukan agar services (proses berjalan) dalam server tidak memberatkan, padahal proses tersebut tidak terlalu diperlukan, seperti contoh extention extension=php_curl.dll (library printer) tidak perlu digunakan jika kita hanya membuat website pribadi, tetapi sebaliknya sangat berguna jika kita membangun aplikasi berbasis website, seperti melakukan print di Kasir Restoran atau Bar.

04. Penutup
File Extentions Library dalam bahasa PHP sangat diperlukan sesuai dengan kebutuhan masing - masing, tergantung daripada aplikasi yang akan dibangung oleh seorang developer website.

Sabtu, 04 Februari 2017

Mengapa Harus 404, bukan kode ERROR yang lain?

Kode  404 atau Not Found error message merupakan respon kode standart yang berlaku untuk halaman Hypertext Transfer Protocol (HTTP).

01. Sejarah
Server situs web hosting akan menghasilkan halaman web dengan tampilan "404 Not Found" ketika pengguna mencoba untuk melakukan sebuah akses terhadap link yang rusak atau mati; maka kesalahan 404 adalah salah satu kesalahan yang paling sering ditemui disebuah website.

02. Mengapa 404?
Angka 4 pertama menunjukkan kesalahan klien. Server mengatakan browser telah terdapat sebuah kesalahan, seperti semisal meminta halaman yang sudah tidak ada lagi. Angka tengah 0 mengacu pada kesalahan sintaks umum(syntax error). Ini bisa menandakan kesalahan ejaan dari penulisan kode yang telah dibuat dalam sebuah file di server atau hostingnya. Sedangkan angka 4 terakhir hanya menunjukkan kesalahan tertentu dalam kelompok 40x, yang juga mencakup 400: Bad Request, 401: Tidak Sah, dll.

03. Sub Kesalahan dari 404
Beberapa kesalahan (error) lain yang menjadi sub error 404 adalah :
404.0 – Tidak ditemukan.
404.1 – Website Tidak ditemukan.
404.2 – ISAPI atau CGI dilarang/tolak.
404.3 – Type MIME dilarang/tolak.
404.4 – Tidak ada handler dikonfigurasi.
404.5 – Tidak diizikan oleh permintaan konfigurasi filtering.
404.6 – Verb ditolak.
404.7 – Jenis File ditolak.
404.8 – Nama / Penamaan tersembunyi.
404.9 – Atribut sebuah file tersembunyi.
404.10 – Permintaan header terlalu lama.
404.11 – Permintaan berisi urutan escape ganda.
404.12 – Permintaan berisi karakter tinggi-bit.
404.13 – Isi Content terlalu banyak/besar.
404.14 – Request URL terlalu lama.
404.15 – Query string terlalu lama.
404.16 – Permintaan DAV dikirim ke file handler statis.
404.17 – Konten dinamis dipetakan ke file handler statis melalui pemetaan MIME wildcard.
404.18 – Urutan string query ditolak.
404.19 – Ditolak oleh aturan filtering.
404.20 – Terlalu banyak Segmen URL yang diminta.
   
03. Kode Kesalahan lain selain 404
100 = Berlanjut (Loop Request)
101 = Perpindahan (Switching Protocols)
201 = Dibuat (Created)
202 = Diterima (Accepted)
203 = Informasi Non Authoritative
204 = Konten tidak tersedia (No Content)
205 = Mengembalikan kebentuk semula (Reset Content)
206 = Majemuk (Partial Content)
300 = Ganda (Multiple Choices)
301 = Pindah permanen (Moved Permanently)
302 = Ditemukan (Found)
303 = Lihat yang lain (See Other)
304 = Tidak dimodifikasi (Not Modified)
305 = Gunakan  (Use Proxy)
307 = Sementara (Temporary Redirect)
400 = Permintaan buruk / sulit dilakukan (Bad Request)
401 = Tidak memiliki autorisasi (Unauthorized)
403 = Dilarang(Forbidden)
405 = Metode tidak diijinkan (Method Not Allowed)
406 = Ditolak (Not Acceptable)
407 = Proxy Harus diverifikasi (Proxy Authentication Required)
408 = Waktu tunggu habis (Request Timeout)
409 = Bermasalah (Conflict)
410 = Hilang / terhapus (Gone)
411 = Permintaan terlalu lama (Length Required)
412 = Gagal melakukan prekondisi (Precondition Failed)
413 = Kapasita permintaan terlalu besar(Request Entity Too Large)
414 = Permintaan URI terlalu lama (Request-URI Too Long)
415 = Type file / media tidak mendukung (Unsupported Media Type)
416 = Rentang yang diminta tidak satisfiable (Requested Range Not Satisfiable)
417 = Permintaan gagal (Expectation Failed)
500 = Server Error (Internal Server Error)
501 = Tidak terimplementasi (Not Implemented)
502 = Permintaan gagal ke gateway (Bad Gateway)
503 = Tidak tersedia (Service Unavailable)
504 = Meminta gateway yang terlalu lama (Gateway Timeout)
505 = Versi HTTP tidak mendukung (HTTP Version Not Supported)

Optimasi SEO dalam website, mengapa perlu dilakukan?

SEO merupakan syarat kedua setelah website diterbitkan (diupload dalam sebuah hosting)

01. Pengertian
SEO (Search Engine Optimation) merupakan pengoptimal-an sebuah website, sehingga website tersebut tidak sepi pengunjung, oleh karena itu SEO sendiri merupakan tugas kedua setelah website di-uplload disebuah server hosting. SEO mampu mendorong penghasilan sebuah website, karena website dengan mudah ditemukan dalam mesin pencari semisal Google, Yahoo, Bing, dan yang lainnya.

02. Prinsip Dasar & Penerapan
Penataan dan per-rapian terhadap kata - kata (isi/konten) dalam sebuah website merupakan prinsip dasar sebuah SEO yang baik, dimulai dari penempatan TAG, Keywords, Description, Title, H1, H2, H3 dan lain sebagainya sebagai penunjang yang tidak kalah penting dalam sebuah website. Pemilihan tata kata yang unik dan tidak merupakan kata yang lazim dipakai oleh website lain juga merupakan suatu asset dalam penerapan SEO yang baik. Ada kalanya penempatan sebuah judul (title) harus dimulai dengan TAG semisal H1 dan atau H2 sebelum judul dimulai. Kemudian isi yang menjadi keterangan sebagai penjelasan produk yang akan dipasarkan dalam website.

TAG alt dan title dalam link, img, div merupakan hal yang wajib untuk ditata sejak konten sudah mulai dibuat, sehingga tidak repot dikemudian hari. Pemilihan kata untuk dicetak tebal (bold), cetak miring (italic), garis bawah (underline), harus diperhatikan sesuai dengan penajaman sebuah kalimat dalam artikel yang dipilih.

Schema website merupakan hal yang paling wajib dalam sebuah website, struktur dari sebuah website dalam diketahui/dilacak oleh mesin pencari, dan menampilkan kembali hasilnya kepengguna browser yang sedang aktif. Halaman web memiliki makna dasar bahwa orang memahami ketika mereka membaca halaman web. Tapi mesin pencari memiliki pemahaman yang terbatas dari apa yang sedang dibahas di halaman tersebut.

Dengan menambahkan tag tambahan untuk HTML web halaman-tag yang mengatakan semisal, "Hei mesin pencari, informasi ini menggambarkan film ini spesifik, atau tempat, atau orang, atau video", maka mesin pencari akan lebih memahami konten dan menampilkannya dalam cara yang relevan berguna. Microdata adalah seperangkat tag, diperkenalkan dengan HTML5, yang memungkinkan untuk melakukan hal ini.

03. Sekilah tentang Itemscope dan Itemtype
Sebagai ilustrasi silahkan analisan tata bahasa berikut :
Bayangkan jika kita memiliki halaman tentang film Avatar-halaman dengan link ke trailer film, informasi tentang direktur, dan sebagainya. Kode HTML akan terlihat seperti ini:
<div>
<h1>Avatar</h1>
<span>Director: James Cameron (born August 16, 1954)</span>
<span>Science fiction</span>
<a href="../movies/avatar-theatrical-trailer.html">Trailer</a>
</div>

Untuk memulai, mengidentifikasi bagian halaman yang "tentang" film Avatar. Tambahkan elemen itemscope untuk tag HTML yang membungkus informasi tentang item, seperti ini:
<div itemscope>
.
.
.
.
</div>

Tentukan kemudian Jenis daripada item tersebut dengan menambahkan contoh sebagai berikut:
<div itemscope itemtype="http://schema.org/Movie">
.
.
.
.
</div>

05. Index oleh Google, Yahoo, Bing
Agar artikel dapat diindex oleh mesin pencari, makan ada baiknya jika terlebih dahulu menambahkan website ke mesin pencarinya, baik Google, Yahoo, Bing dan yang lainnya, untuk google misalnya : https://www.google.com/webmasters/tools/submit-url, atau https://www.google.co.id/intl/id/add_url.html
kemudian buatlah analisnya di : http://analytics.google.com/
demikian untuk mesin pencari yang lain, sehingga website benar - benar ter indeks oleh mesin pencari yang diinginkan.

06. Lihat Hasil
Untuk Hasil SEO yang mumpuni, hendaknya senantiasa memperbaharui artikel yang ada diwebsite, kemudian mengirimkan kembali sitemap.xml nya ke setiap mesin pencarinya. Perlu diingat bahwa SEO tidak dilakukan hanya sekali saja, tetapi harus dilakukan setiap saat, hingga website tidak dipergunakan (berhenti beroperasi).